fbpx

Jasa Iklan Facebook Ads Tertarget

5 Tips Super Instan Meningkatkan Omset

Tips Meningkatkan Omset. Salah satu yang isu paling krusial dalam sebuah bisnis adalah masalah omset. Sebab omset yang berhubungan dengan cash flow dan profit, adalah inti dari bisnis. TIDAK ADA BISNIS YANG MATI KARENA HUTANG, YANG ADA BISNIS MATI KARENA KEHABISAN CASH. Jadi memang masalah omset adalah masalah strategis. Masalahnya, ternyata pada banyak bisnis, meningkatkan omset ini bukan perkara mudah.

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk bisa meningkatkan omset bisnis Anda :

Tips Meningkatkan Omset 1  : Up Selling

Jika pelanggan sudah pernah membeli atau bahkan baru mau membeli, Anda bisa melakukan hal ini. Misal pelanggan sebelumnya biasa membeli menu ayam bakar paket hemat 1. Anda bisa mengarahkan sang pelanggan untuk membeli paket ayam bakar super yang memberikan menu lebih lengkap dan banyak dalam satu paketnya. Atau jika seorang pelanggan ingin menginap di hotel Anda dengan pilihan kamar yang standar, Anda bisa mengarahkan ia untuk menyewa kamar yang lebih lux. Kalau di bengkel, misalnya kita dari rumah sudah punya rencana mau beli oli apa, sampai sana direkomendasikan oli yang lebih mahal, dengan iming-iming lebih bagus ke mesin, dll.

Dalam dunia penjualan hal ini biasa dilakukan agar konsumen mengeluarkan uang lebih banyak dan bisa meningkatkan omset kita sebagai penjual. Namun hal yang perlu diperhatikan, up selling ini harus dilakukan se-smooth mungkin, jangan sampai terkesan memaksa. Unsur persuasif harus lebih diutamakan. Dan jika ia terlihat tidak tertarik, jangan dikesankan direndahkan, jaga ekspresi wajah Anda agar tetap terlihat merasa senang dengan transaksi penjualan tersebut. Percayalah, rekomendasi Anda tadi sudah “terekam dalam benak” sang konsumen dan bisa jadi akan dilakukannya suatu saat (bisa jadi ia sedang tidak ada budget untuk itu).

Tips Meningkatkan Omset 2 : Cross Selling

Metode ini hampir sama dengan up selling, bedanya adalah kalau up selling sifatnya “naik kelas”, kalau cross selling, Anda menawarkan produk yang berbeda dari produk yang sedang di beli si konsumen. Kalau di bengkel misalnya kita Cuma mau ganti oli mesin, sang pemilik bengkel menawarkan juga apakah juga ganti oli gardan, ganti filter oli dsb. Sesuatu yang bisa jadi tak ada di rencana kita tadi. Dalam bisnis rumah makan juga banyak contohnya. Misal kita sudah beli ayam bakar, maka si penjaga warung akan menanyakan apakah pakai tahu / tempe goreng, apakah mau tambah sayuran lain, dst.

Sama seperti up selling, cross selling juga harus dilakukan dengan se-smooth mungkin dan alangkah baiknya diniatkan untuk ”membantu konsumen mencapai tujuannya”, bukan sekedar untuk menambah omset kita. Contoh yang bengkel tersebut itu misalnya, bertujuan agar si konsumen lebih safety dalam perjalanannya dan mesinnya lebih terjaga keawetannya. Biasanya saran yang tulus lebih bisa memberikan keuntungan ketimbang yang justru ”sekedar mengejar” keuntungan. Jangan lupa, walau tak terlihat secara fisik, aura ketulusan Anda bisa terbaca konsumen.

Mau omset naik secara instan, KLIK >> DI SINI !

Tips Meningkatkan Omset 3 : Buat Sensational Offer

Kalau up selling dan cross selling bisa dilakukan ketika pelanggan sudah pernah membeli atau sudah akan membeli, maka bagaimana meningkatkan omset ketika sang pembeli “belum datang”. Nah ini salah satu tips yang bisa Anda lakukan. Buatlah sebuah sensational offer, penawaran yang sangat menarik dan sangat menggugah keinginan konsumen untuk “mencoba membeli”.

Dulu ganti oli itu bayar. Lalu ada sebuah bengkel yang buat sensational offer, GRATIS GANTI OLI. Maksudnya ongkosnya yang gratis, oli tetap bayar. Lalu kini hampir semua bengkel ikut-ikutan cara ini. Dunia penjualan dan pemasaran memang butuh terus inovasi karena persaingan yang begitu tinggi. Di dunia kuliner ada banyak contoh, misalnya dalam pembukaan sebuah rumah makan, 1000 piring pertama gratis, pakai doa. Alhasil pembeli membludak.

Ada juga sensational offer, semua yang bernama LELA, GRATIS makan di Pecel Lele Lela seumur hidup. Nah bisa jadi si Lela nggak akan datang sendirian, yang lain kan tetap bayar. Atau promo GRATIS makan untuk yang ulang tahun hari ini. Ini juga, yang ulang tahun kan biasanya nggak datang sendirian, alhasil yang lain tetap membayar.

Kreativitas sensational offer ini harus terus di asah, mengingat sudah pasti, sebuah metode yang berhasil akan ditiru oleh kompetitor. Dan disaat sudah banyak yang buat sensational offer tertentu, ia jadi tidak “sensational” lagi. Atau hati-hati juga menerapkan sebuah sensational offer pada bisnis kita, karena bisa berbeda hasil dengan yang pertama melakukan, entah karena sudah “tidak sensational” lagi atau ada cara yang kita tidak tahu dari yang dia lakukan, sehingga hasilnya tidak sama.

Soal sensational offer 1000 piring gratis itu misalnya, di Bandung berhasil. Lalu ada sebuah restoran di Bekasi mencoba mengikuti caranya, tapi tidak berhasil, konsumen yang datang tetap sedikit. Jadi tetaplah berkreativitas. Gunakan prinsip ATM, Amati Tiru Modifikasi, bukannya ATP, Amati Tiru Plek-plekan.

Tips Meningkatkan Omset 4 : Naikkan Intensitas Promosi

Ini juga resep mujarab tingkatkan omset. Poin di atas misalnya, tidak akan berlaku jika poin ini tidak dilakukan. Misal kita sudah buat sensational offer 1000 piring gratis. Tapi yang lihat cuma orang yang lewat saja, bagaimana bisa menimbulkan keramaian? Kecuali, tempat yang kita pakai memang super ramai. Padahal tentu keinginan kita adalah itu ramai pada beberapa hari yang kita targetkan. Supaya terjadi crowd. Jangan sampai kuota 1000 piring gratis itu selesai dalam 1 bulan. Itu namanya tekor.

Program promo apa pun akan percuma juga tidak “dipromosikan”. Ada banyak sekali cara untuk mempromosikan, mulai dari pasang iklan di media konvensional (majalah, koran, tabloid, TV, radio), sebar brosur, pasang vertikal banner, pasang spanduk di berbagai tempat strategis, pasang billboard, pasang iklan di media elektronik, dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan agar informasi promo tadi tersebar secara massif. Bukan cuma menggunakan media yang beragam, intensitas promosi juga harus ditingkatkan secara signifikan sampai pada level yang cukup, tidak terlalu berlebihan (yang hanya menimbulkan pemborosan budget marketing) atau terlalu sedikit (tidak mencapai tujuannya).

Namun satu catatan terpenting adalah bahwa channel untuk promosi saat ini demikian banyak. Dan karena saking banyaknya Anda tak mungkin menguasai semua. Bahkan untuk perusahaan besar sekali pun. Mau tidak mau Anda harus MEMILIH mana channel yang paling sesuai. Dan untuk mengetahui hal tersebut Anda benar-benar harus menguasai benar siapa target market Anda, “di mana mereka berada”, apa kebiasaan mereka dan akhirnya media apa yang pas untuk mereka. Tanpa pemahaman soal hal ini Anda hanya akan “membuang-buang” peluru tanpa hasil.

Solusi naikkan omset secara instan, KLIK >> DI SINI !

Tips Meningkatkan omset 5 : Gunakan Digital Marketing

Ini adalah pengembangan poin sebelumnya. Dan merupakan langkah yang sangat direkomendasikan di era yang “makin digital” saat ini. Saat ini bisa jadi smartphone adalah benda paling banyak dipegang oleh banyak orang di banyak tempat. Di tempat kerja, di kendaraan umum, di tempat tunggu, di pasar, di rumah makan, di rumah bahkan di tempat ibadah, kebanyakan orang aktivitasnya tak jauh dari layar HP.

Maka jika iklan produk / jasa Anda tidak bisa masuk ke HP berarti sudah membuang banyak potensi untuk dilihat oleh calon konsumen Anda. Simple Studio Digital membantu Anda untuk hal ini, sehingga Anda tidak perlu pusing lagi soal leads / prospek pasar. Keunggulan dari digital marketing ini di banding media konvensional adakan efektivitasnya. Dengan harga yang jauh lebih murah, bisa menjangkau hasil lebih banyak dan TERTARGET (poin terakhir ini penting sekali). Jika Anda ingin tahu lebih jauh soal ini, bisa KLIK >> DI SINI !

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

phone wa Tambahkan Kontak Whatsapp Kami : 081280330644